Nat keramik merupakan bagian penting karena berfungsi sebagai pengisi celah, perekat, sekaligus pelindung agar air tidak mudah merembes. Nat yang baik akan membuat tampilan kamar mandi lebih rapi dan bersih.
Namun, sering kali nat di kamar mandi justru cepat rusak, berubah warna, atau bahkan terkelupas. Kenapa hal ini bisa terjadi? Artikel ini akan mengulas penyebab nat lantai cepat rusak dan memberikan solusi agar tahan lama dan tetap berfungsi optimal.
Penyebab Nat Keramik Cepat Rusak
Ada beberapa hal yang menyebabkan nat pada lantai mengalami kerusakan lebih cepat, antara lain sebagai berikut:
1. Kelembapan Tinggi
Kamar mandi adalah area dengan tingkat kelembapan yang sangat tinggi. Setiap kali digunakan untuk mandi, air yang mengenai permukaan keramik akan meresap ke dalam celah nat.
Jika kelembapan tersebut tidak segera dikeringkan, air akan terus terperangkap di dalam nat dan menyebabkan nat cepat rusak. Kelembapan yang berlebihan juga akan menyebabkan nat menjadi rapuh dan mudah terkelupas seiring waktu.
2. Kualitas Bahan Nat Kurang Baik
Nat dengan kualitas rendah cenderung lebih mudah menyerap air, tidak tahan lama, dan rentan terhadap kerusakan seperti pecah atau mengelupas.
Selain itu, nat berkualitas buruk juga lebih mudah berubah warna akibat pengaruh bahan kimia atau kelembapan berlebih.
3. Pemasangan Tidak Tepat
Proses pengisian nat yang tidak merata atau pemasangan yang terburu-buru dapat menyebabkan celah antara keramik tidak terisi dengan baik.
Hal ini memungkinkan air meresap lebih mudah, yang pada akhirnya menyebabkan kerusakan pada nat. Pemasangan yang tidak sempurna juga dapat mengakibatkan nat menjadi cepat retak atau terkelupas.
4. Pembersihan dengan Bahan Kimia Keras
Pembersihan nat menggunakan bahan kimia keras atau pembersih berbasis pemutih dapat mempercepat kerusakan pada nat. Zat kimia yang keras akan merusak lapisan pelindung pada nat dan menyebabkan nat menjadi rapuh.
Selain itu, penggunaan sikat kasar juga dapat mengikis permukaan nat, menghilangkan warnanya, dan mengurangi daya tahannya.
5. Pergerakan Struktur Bangunan
Seiring berjalannya waktu, struktur bangunan bisa mengalami pergerakan, terutama jika bangunan tersebut sudah cukup tua atau tidak dibangun dengan fondasi yang kokoh.
Pergerakan ini dapat memengaruhi posisi keramik dan nat, yang berisiko menyebabkan nat retak atau terkelupas.
6. Tumbuhnya Jamur dan Lumut
Kelembapan yang tinggi di kamar mandi juga menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan jamur dan lumut. Kedua parasit ini tidak hanya merusak tampilan nat, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada nat.

Solusi Agar Nat Tahan Lama
Supaya nat keramik Anda tahan lama, berikut ini tips yang sebaiknya Anda ikuti:
1. Gunakan Nat Berkualitas Tinggi
Untuk memastikan nat tahan lama, gunakanlah nat berkualitas tinggi yang dirancang khusus untuk area dengan kelembapan tinggi, seperti kamar mandi.
Nat berkualitas tinggi biasanya mengandung bahan-bahan tahan air dan lebih elastis, sehingga dapat mengatasi perubahan suhu dan kelembapan dengan lebih baik.
2. Pastikan Proses Pemasangan Benar
Aplikasikan nat keramik dengan merata dan di seluruh celah antara keramik. Gunakan alat yang tepat untuk meratakan nat dan pastikan tidak ada celah yang tertinggal. Jangan terburu-buru agar nat dapat menempel dengan baik.
3. Gunakan Grout Sealer
Grout sealer adalah bahan pelindung yang digunakan untuk melapisi nat setelah pemasangan. Penggunaan grout sealer dapat membantu melindungi nat dari kelembapan, kotoran, dan bahan kimia yang dapat merusak nat.
Sealer juga dapat mencegah pertumbuhan jamur dan lumut pada nat, serta menjaga warnanya tetap cerah dan bersih.
4. Lakukan Pembersihan dengan Tepat
Gunakan pembersih yang lembut dan hindari penggunaan bahan kimia keras seperti pemutih. Sebaiknya gunakan kain lembut atau spons untuk membersihkan nat.
Pembersihan secara rutin dengan pembersih yang aman akan menjaga nat keramik tetap bersih tanpa merusak lapisan pelindungnya.
5. Segera Perbaiki Nat yang Retak
Jangan biarkan kerusakan pada nat terus meluas. Sebab hal ini akan memungkinkan air meresap lebih dalam dan menyebabkan kerusakan pada dinding atau lantai di bawahnya.
Perbaiki dengan menambahkan nat baru pada area yang rusak atau retak agar celah kembali tertutup dengan baik.
6. Tingkatkan Sirkulasi Udara
Untuk mengurangi kelembapan yang dapat merusak nat, pastikan kamar mandi memiliki sirkulasi udara yang baik. Gunakan ventilasi atau exhaust fan untuk mengalirkan udara keluar dan mengurangi kelembapan berlebih di kamar mandi.
Percayakan Nat Keramik Anda dengan Sika
Kerusakan nat di kamar mandi adalah masalah umum yang sering terjadi. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari kelembapan tinggi, kualitas bahan yang kurang baik, hingga kesalahan dalam pemeliharaan.
Namun, masalah ini sebenarnya bisa dicegah dengan langkah yang tepat. Caranya dengan menggunakan nat berkualitas hingga menjaga kebersihannya.
Sika® Tile Grout adalah pengisi nat keramik berbahan semen yang dirancang untuk memberikan stabilitas, mencegah retak, dan menjaga estetika lantai maupun dinding.
Produk ini mudah digunakan, tersedia dalam berbagai warna, serta cocok diaplikasikan pada keramik, granit, marmer, mosaik, maupun batu alam di area interior maupun eksterior.
Untuk aplikasi pada area basah atau terendam seperti kolam renang, hasilnya dapat ditingkatkan dengan SikaCim® Tile Grout Additive. Aditif berbasis styrene acrylic ini meningkatkan daya tahan terhadap pembersih kimia, jamur, dan lumut.
Selain itu, adaptif ini juga dapat menambah kekedapan air, sehingga menjadikan nat lebih awet, higienis, dan tahan lama.
Sika telah berpengalaman selama 114 tahun dan sudah menangani banyak project internasional, seperti Renovasi Lantai Keramik di PLTA Eglisau, Switzerland. Sementara itu, untuk proyek nasional di Indonesia sudah mengerjakan proyek Solusi Finishing di Vihara Amurwa Bhumi Graha.
Selain itu, Sika juga pertama kali yang mencetuskan waterproofing semen di Indonesia. Untuk itu, jika Anda ingin memasang nat keramik yang tepat, segera konsultasikan kebutuhan Anda di sini.
