Pesan WA Presiden Barcelona Bocor: Koeman Batal Dipecat, Revolusi Blaugrana Tertunda

Barcelona nampaknya urung menyudahi kerjasama dengan pelatih mereka, Ronald Koeman meski kondisi klub tengah terpuruk. Kabar batalnya Ronald Koeman dipecat dari Barcelona lantaran beredar pesan WA Joan Laporta kepada petinggi klub yang bocor. Pria yang menjabat presiden klub Barcelona tersebut batal memecat Koeman lantaran sejumlah alasan.

Performa buruk memang tengah menerpa Barcelona era Ronald Koeman. Penurunan demi penurunan permainan dan prestasi terus terjadi. Puncaknya saat Gerard Pique dkk babak belur di dua laga awal Liga Champions musim ini. Selain itu, raksasa LaLiga asal Catalan tersebut juga dipermalukan oleh Atletico Madrid di ajang Liga Spanyol. Imbasnya, Barcelona kini berkutat di papan tengah klasemen, yang mana itu bukan menjadi habitat mereka.

Marca sempat menuliskan bahwa Barcelona bakal memecat Koeman dari kursi pelatih, meski meraih kemenangan atas Los Rojiblancos pada laga sebelumnya. Rumor tersebut akhirnya kian menyeruak dengan spekulasi soal pengganti Koeman. Sejumlah Entrenador mulai dikaitkan dengan pemilik Stadion Camp Nou ini. Mulai dari Ten Haag hingga Xavi Hernandez.

Namun terbaru, dilansir laman Express , beredar pesan WhatsApp (WA) milik Joan Laporta kepada dewan klub lainnya. Di mana isi pesan tersebut adalah tetap menggunakan jasa pelatih asal Belanda tersebut. Laporta kabarnya tak jadi menghentikan pekerjaan sang pelatih lantaran terharu akan semangat yang dimiliki sang pelatih.

Sebelumnya, pasca laga Laporta sudah bertemu dengan Koeman. Di mana kedua belah pihak diindikasikan berdiskusi soal kedudukan sang pelatih. Koeman diklaim berhasil membuat Joan Laporta untuk memberi waktu lebih lama dalam membangun 'dinasti' baru Barcelona. Keputusan sang presiden klub untuk mempertahankan Koeman sebagai pelatih kemudian diinformasikan kepada jajaran petinggi klub lainnya.

Sinyal mengenai Koeman tak jadi hengkang dari Camp Nou semakin menguat dengan disertai beberapa indikator. Pertama, Barcelona harus membayar jumlah gaji sang pelatih jika diputus kontraknya di tengah jalan. Kondisi itu jelas merugikan bagi Barca mengingat kekuangan mereka belum stabil.

Kedua, Sky Sport menuliskan bahwa Barcelona sejauh ini menemui jalan buntu untuk mencari pengganti Koeman.

Leave a Reply

Your email address will not be published.